Tim Catur Putra PGRI Kemenag Kabupaten Tegal Raih Poin Sempurna di HUT PGRI 2025
Slawi – Ajang lomba catur HUT PGRI Kabupaten Tegal kembali menghadirkan persaingan ketat antar regu, namun tim catur putra dari PGRI Cabang Khusus Kemenag Kabupaten Tegal berhasil tampil gemilang dan menyapu bersih seluruh pertandingan. Lomba yang digelar di SMA PGRI Slawi ini mempertandingkan lima babak penentuan, dan tim Kemenag sukses mengukir poin sempurna (19/11).
Tim beregu putra ini diperkuat oleh tiga pemain, yaitu Ahmad Noova Anshori dari MTs Negeri 2 Tegal, Muhrodi dari SDN Balapulang, dan Bambang Cahyono dari MTs Negeri 2 Tegal.
Sejak babak pertama, tim menunjukkan performa konsisten dan penuh strategi. Mereka membuka kemenangan telak atas Kecamatan Talang dengan skor 3–0, disusul kemenangan atas Pangkah 2–1. Pada babak ketiga, tim kembali tampil dominan menghadapi Pagerbarang dengan skor 3–0.
Perjalanan menuju poin sempurna berlanjut saat menghadapi Margasari dengan kemenangan 2–1, dan ditutup dengan hasil impresif 3–0 atas Bojong di babak terakhir.
Bambang Cahyono, salah satu pemain mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tim.
“Alhamdulillah, kami bisa menyelesaikan setiap babak dengan fokus dan kerja sama yang baik. Setiap lawan punya kekuatan, tapi kami bermain tenang dan saling mendukung. Semoga hasil ini bisa menjadi penyemangat bagi guru maupun siswa untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Dengan raihan poin sempurna, tim catur putra PGRI Cabang Khusus Kemenag Kabupaten Tegal kembali membuktikan bahwa dedikasi dan kekompakan mampu melahirkan prestasi membanggakan, sekaligus mengharumkan nama madrasah di ajang tingkat kabupaten. (Faza)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Giat Pagi Perjusa MTs Negeri 2 Tegal, Awali Hari dengan Ibadah, Olahraga, dan Wide Game
SLAWI– Semangat peserta Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) MTs Negeri 2 Tegal kembali terlihat pada Sabtu pagi (18/7). Sejak dini hari, ratusan murid kelas VII telah mengiku
Api Unggun dan Pentas Seni Meriahkan Malam Perjusa MTs Negeri 2 Tegal
SLAWI– Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai malam Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) MTs Negeri 2 Tegal saat ratusan murid kelas VII mengikuti upacara api unggun dan pe
Perjusa Berjalan Lancar, Ratusan Murid Kelas VII Resmi Bergabung dengan Gudep 08.107–08.108 MTs Negeri 2 Tegal
SLAWI– Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) MTs Negeri 2 Tegal yang digelar pada 17–18 Juli 2026 berlangsung lancar. Kegiatan yang diikuti ratusan murid kelas VII ini menjadi ba
Awali Jumat Kliwon dengan Istighosah, Murid MTs Negeri 2 Tegal Mantapkan Ikhtiar dan Doa
SLAWI – MTs Negeri 2 Tegal kembali menggelar kegiatan rutin Jumat Kliwon dengan melaksanakan istighosah dan shalat Dhuha yang diikuti oleh seluruh murid kelas VIII dan IX, Jumat (
Puluhan Ekstrakurikuler Meriahkan Demonstrasi MATAMUDA MTs Negeri 2 Tegal
SLAWI– Suasana semarak mewarnai kegiatan MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) MTs Negeri 2 Tegal saat puluhan ekstrakurikuler menampilkan demonstrasi di lapangan indoor
MTs Negeri 2 Tegal Dukung Gerakan Nasional 1448 K Rashdul Kiblat
SLAWI – MTs Negeri 2 Tegal turut mendukung program Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provi
Murid MTs Negeri 2 Tegal Lolos OSN-K, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi
SLAWI- MTs Negeri 2 Tegal kembali menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu murid terbaiknya, M. Evan Fadilah Ramadhan dari kelas IX U5, berhasil lolos Olimpiade Sains Nasional Tingk
Berlaga di Panggung Jawa Tengah, Kanza Elinita Boyong Dua Medali
SLAWI – Murid MTs Negeri 2 Tegal kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang nonakademik. Kanza Elinita dari kelas IX U3 berhasil meraih dua medali dalam Amazing Tegal Cup
Level yang Menanjak, Fatahillah Madzan Marchelo Lengkapi Podium Ketiga di Tahun Ini
SLAWI - Sepanjang 2026, Fatahillah Madzan Marchelo tiga kali bertanding di kategori yang terus menanjak, dan tiga kali pula pulang membawa medali. Kali ketiga ini tantangannya paling be
Berlaga di Panggung Jawa Tengah, Almaira Zhafira Boyong Dua Medali
SLAWI - Tahun lalu, arena juara Almaira Zhafira masih sebatas di wilayah eks Karesidenan. Awal Juli ini langkahnya sampai ke tingkat provinsi, dan ia tidak pulang dengan tangan kosong.